SD PANGUDI LUHUR JAKARTA
SD Pangudi Luhur Jakarta - Jl. H. Nawi No. 21 Cilandak Jakarta Selatan 12420 - Indonesia  Telp. (021) 7513693
Selasa, 23 April 2019  - 3 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


09.03.2007 11:44:13 1399x dibaca.
ARTIKEL
MUTIARA DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Bagi kebanyakan orang, mutiara bukanlah hal yang asing. Terlebih lagi untuk mereka yang punya kemampuan untuk mendapatkan mutiara tersebut. Dalam kehidupan kita, mutiara adalah barang yang indah dan mahal. Tak heran banyak orang yang merasa bangga bila mengalungkan mutiara di lehernya. Namun apakah mutiara yang merupakan benda yang dihasilkan salah satu jenis kerang ini memang berguna bagi pemiliknya atau hanya suatu hiasan saja ?


Dalam suatu perikop kitab suci, Yesus Sang Guru Utama juga menyinggung mengenai seorang yang berusaha mencari sebuah mutiara. Dalam perikop itu dikisahkan seorang kaya menjual segala harta miliknya demi sebuah mutiara. Akhirnya dengan pengorbanan yang besar, orang tersebut berhasil mendapatkan mutiara yang diinginkannya. Lalu bagaimanakah arti “mutiara” itu bagi pendidik?


Bagi seorang pendidik, mutiara yang ia cari dan perjuangkan tidak lain adalah anak–anak didik yang sudah dipercayakan orang tua kepada mereka. Dengan kepercayaan itu seorang pendidik punya tanggung jawab untuk menjadikan anak didik menjadi “mutiara-mutiara bangsa” yang sungguh berkualitas bagi masa depan , menggantikan “mutiara-mutiara” lama yang memprihatinkan karena sudah tercabik-cabik krisis multi dimensi.


Untuk mendapatkan mutiara yang baik, seorang pencari mutiara tidak bekerja sendiria. Banyak pihak yang menjadi pendukungya. Misalnya;ia bekerja sama dengan seorang tukang perahu atau seorang yang ahli dalam penangkaran kerang mutiara. Begitu pula dalam mendamoingi peserta didik tidak bisa seorang diri saja, perlu ada kerjasama yang baik dari berbagai pihak. Pendidik harus pandai menjalin kerjasama dengan stakeholders yang menjadi mitra kerja baik dalam hal pendanaan maupun kemampuan siswa yang didampingi.


Seorang pendidik yang sejati akan ,melaksanakan tugas bukan semata-mata untuk mendapatkan gaji, tetapi berusaha semaksimal mungkin agar anak didiknya berhasil menjadi orang berbudi pekerti luhur dan cerdas. Cerdas di sini tidak saja berarti kecerdasan intelektual-intelligent quotient (IQ), tetapi juga menyangkut emotional quotient (EQ), social quotient (SQ), dan Endurance quotient (eQ).


Apabila berbagai kecerdasan tersebut bisa ditanamkan kepada siswa sejak dini niscaya mereka (anak didik) akan menjadi orang yang berguna bagi orangtua, masyarakat, bangsa dan negara, bahkan dirinya sendiri.


Sumber: bianglalaedisinov’06 page26
Penulis* F.A.T. Leonardo FIC
Dengan sedikit perubahan








^:^ : IP 18.212.239.56 : 2 ms   
SD PANGUDI LUHUR JAKARTA
 © 2019  http://sdpl-jkt.pangudiluhur.org/